PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, POLITICAL CONNECTION, CAPITAL INTENSITY DAN INVENTORY INTENSITY TERHADAP TAX AGGRESSIVENESS

Main Article Content

Muhammad Rinaldi
Novita Weningtyas Respati
Fatimah Fatimah

Keywords

Corporate Social Responsibility, Political Connection, Capital Intensity, Inventory Intensity, Tax Aggresiveness

Abstract

This study examines the influence of Corporate Social Responsibility (CSR), Political Connection, Capital Intensity, Inventory Intensity of Tax Aggressiveness. Samples were selected using a purposive sampling method so as many as 33 companies in the Basic Industry and Chemical sectors as population, which are listed on the Indonesia Stock Exchange in the 2016-2018 period. The results of this study indicate that Capital Intensity positive affects on Tax Aggressiveness, which indicates that the higher the Capital Intensity, it is suspected that the company practices Tax Aggresiveness. The Corporate Social Responsibility and Political Connection variables show the resultys do not have a positive effect, which means that the higher the level of CSR disclosure and the companies that have Political Connection, the company allegedly did not practice Tax Aggresiveness. Inventory Intensity variable does not affect the Tax Aggressiveness which shows that the high or low value of Invetory Intensity does not affect the presence or absence of the company allededly practicing Tax Aggressiveness.

Abstract 25 | PDF Downloads 0

References

Andrianto, M. R., & Fadjar, A. (2017). Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Agresivitas Pajak. Jurnal Akuntansi Universitas Widyatama, 862 - 871.

Anggraeni, R. (2018). Pengaruh Koneksi Politik Terhadap Tax Aggressiveness (Studi Empiris: Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2017). Jurnal Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Padang.

Anthony, R., & Govindarajan, V. (1998). Management Control System. Ninth Edition. Boston: Mc Grow-Hill Co.

Brigham, E. F., & Ehrhardt, M. C. (2010). Financial Management: Theory and Practice, 13th edition. USA: Cengage Learning.

Chandrarin, G. (2017). Metode Riset Akuntansi Pendekata Kuantitatif. Jakarta: Salemba Empat.

Chen, X. (2018). Corporate social responsibility disclosure, political connection and tax aggressiveness: evidence from china's capital markets. Open Journal of Business and Management, 6, 151-164.

Darussalam, & Septiyadi, D. (2007). Tax Planning, Aggressive Tax Planning, Tax Avoidance, Tax Evasion dan ANti Tax Avoidance, Edisi Perdana September. Jakarta: Inside Tax.

Dechow, P. M., Sloan, R. G., & P., S. A. (1995). Detecting Earning Management. The Accounting Review Vol. 70 No.2 April, 193-225.

Dwiyanti, I. A., & Jati, I. K. (2019). Pengaruh Profitabilitas, Capital Intensity, dan Inventory Intensity pada Penghindaran Pajak. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana Vol. 27.3 Juni ISSN: 2302-8556, 2293 - 2321.

Ghozali, I. (2019). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 25 Edisi 9. Semarang: Badan Penerbit Universitas DIponegoro.

Hanlon, M., & Heitzman, S. (2010). A review of tax research. Journal of Accounting and Economics, 1 - 138.
Hidayat, A. T., & Fitria, E. F. (2018). Pengaruh Capital Intensity, Inventory Intensity, Profitabilitas dan Leverage Terhadap Agresivitas Pajak. Eksis: Volume 13 No. 2, 157 - 168.

Indrani, D. (2018). Pengaruh Likuiditas, Capital Intensity Terhadap Agresivitas Pajak (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Industri Dasar dan Kimia yang terdaftar di BEI Tahun 2012 - 2016). Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia Vol.1, No.1, Januari 2018, 147 - 167.

Jensen, M., & Mecling. (1976). Theory Of The Firm: Managerial Behavior, Agency Cost and Ownership Structure. Journal Of Financial Economic, 305-360.
Lako, A. (2015). Berkah CSR Bukan Fiksi. Jakarta: La Tofi Enterprise Media.

Lanis, R., & Richardson, G. (2012). Corporate social responsibility and tax aggressiveness: a test of Legitimacy theory. Accounting, Auditing & Accountability Journal, Vol. 26 Issue: 1, 75-100.

Mardiasmo. (2018). Perpajakan, Edisi Terbaru 2018. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
Mgbame, C. O., Mgbame, M. A., Yekini, S., & Yekini, C. K. (2017). Corporate social responsibility performance and tax aggressiveness. Journal of Accounting and Taxation Vol.9 (8), 101-108.

Muzzakki, M. R., & Darsono. (2015). Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Capital Intensity Terhadap Penghindaran Pajak. Diponegoro Journal Of Accounting, Volume 4, Nomor 3, 1-8.

Matangkin, L., Ng, S., & Mardiana, A. (2018). Pengaruh Kemampuan Manajerial Dan Koneksi Politik Terhadap Reaksi Investor Dengan Kecurangan Laporan Keungan Sebagai Variabel Mediasi. SIMAK, 16(02), 182-209.

Nugroho, S. A., & Firmansyah, A. (2017). Pengaruh Financial DIstress, Real Earnings Management dan Corporate Governance Terhadap Tax Aggressiveness. Journal of Business Administration Vo. 1, No. 2, September, 17-36.

Ng, S., & Phie, F. K. (2020). PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE DAN POLITICAL CONNECTION TERHADAP TAX AVOIDANCE DAN DAMPAKNYA PADA NILAI PERUSAHAAN. SIMAK, 18(01), 21-46.

Pohan, C. A. (2018). Manajemen Perpajakan Strategi Perencanaan Pajak dan Bisnis, Edisi Revisi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Putri, C. L., & Lautania, M. F. (2016). Pengaruh Capital Intensity Ratio, Inventory Intensity Ratio, Ownership Strucutre dan Profitability Terhadap Effective Tax Rate (ETR) (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia Tahun 2011 - 2014). Jurnal Ilmia Mahasiswa Ekonomi Ekuntansi (JIMEKA) Vol. 1, No. 1, 101 - 119.

Rego, S. O., & Wilson, R. (2011). Equity Risk Incentives and Corporate Tax Aggressiveness. Journal of Accounting Research, 775 - 810.

Ronald, S., Ng, S., & Daromes, F. E. (2019). Corporate Social Responsibility as Economic Mechanism for Creating Firm Value. Indonesian Journal of Sustainability Accounting and Management, 3(1), 22-36.

Sadjiarto, A., Florencia, & Nevanda, O. (2019). Effects of Political Connections and Corporate Governance on Tax Aggressiveness in Indonesian Service and Banking Sectors. The Asian Institute of Research Journal of Economics and Business Vol.2, No.1, 2019 ISSN 2615-3726, 190 - 204.

Sagala, W. M., & Ratmono, D. (2015). Analisis pengaruh pengungkapan corporate social responsibility terhadap agresivitas pajak. Diponegoro Journl of Accounting Volume 4, Nomor 3, 1-9.

Tarigan, H. R. (2016). Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Profitabilitas Terhadap Agresivitas Pajak (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Periode 2012 - 2014). Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Komputer Indonesia.

Wicaksono, A. P. (2017). Koneksi Politik dan Aggresivitas Pajak: Fenomena di Indonesia. Akuntabilitas: Jurnal Ilmu Akuntansi Volume 10 (1), April 2017 P-ISSN: 1979-858X; E-ISSN: 2461-1190, 176 - 180.

Zaitul, & Ilona, D. (2019). Tax Aggressiveness and Politically Connected Company. Social Sciences on Sustainable Development for World Challenge: The First Economics, Law, Education and Humanities International Conference, KnE Social Sciences DOI 10.18502/kss.v3i14.4294, 10 - 19.

CNBC Indonesia (Januari, 2019) Kinerja Pajak 2018, Lagi–Lagi Tak Capai Target.DiaksesTanggal1Agustus2019, https://www.cnbcindonesia.com/market/20190103101148-17-48886/kinerja-pajak-2018-lagi-lagi-tak-capai-target

CNN Indonesia (November, 2016) Emiten Bursa Efek Indonesia Tunggak Pajak Rp.94,4 Triliun. Diakses Tanggal 14 Oktober 2019. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20161123185551-78-174834/emiten-bursa-efek-indonesia-tunggak-pajak-rp944-triliun

Global Reporting.org (2019) Global Reporting Initiative (GRI), Diakses Tanggal 14 Oktober 2019,
https://isoindonesiacenter.com/sekilas-tentang-iso-26000/

IDX (2019) Laporan Keuangan Tahunan, Diakses Tanggal 14 Oktober 2019. https://www.idx.co.id/perusahaan-tercatat/laporan-keuangan-dan-tahunan/

Tempo.co (2019) Prahara Pajak Raja Otomotif, Diakses Tanggal 22 Januari 2020 https://investigasi.tempo.co/toyota/

ISO 26000 (2019) ISO 26000 sebagai Standar Global dalam Pelaksanaan CSR, Diakses Tanggal 14 Oktober 2019, https://isoindonesiacenter.com/sekilas-tentang-iso-26000/

Kementrian Keuangan Republik Indonesia (2019) Laporan Keuangan Kemenkeu, Diaksesi 14 Oktober 2019 https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/anggaran-dan-realisasi-keuangan-kemenkeu/laporan-keuangan-kementerian-keuangan/

Klikpajak (2019) 5 Ketentuan Anti Tax Avoidance. Diakses Tanggal 12 Desember 2019. https://klikpajak.id/blog/bayar-pajak/5-ketentuan-anti-tax-avoidance/

Kompas (2019) 6 Sektor Penyumbang Pajak Terbesar. Diakses Tanggal 12 Desember 2019 https://money.kompas.com/read/2019/08/03/144800626/6-sektor-penyumbang-pajak-terbesar-ri-siapa-yang-tertinggi-?page=all

Ortax (2019) Tax Avoidance, Tax Planning, Tax Evasion, dan Anti Avoidance Rule Diakses Tanggal 12 Desember 2019. https://www.ortax.org/ortax/?mod=issue&page=show&id=36&list=&q=&hlm=6

Direktur Jenderal Pajak. (2011) Peraturan Nomor PER-32/PJ/2011 Tentang Perubahan Atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-43/Pj/2010 Tentang Penerapan Prinsip Kewajaran Dan Kelaziman Usaha Dalam Transaksi Antara Wajib Pajak Dengan Pihak Yang Mempunyai Hubungan Istimewa.

Direktur Jenderal Pajak. (2014) Peraturan Nomor 20/PJ/2014 Tentang Tata Cara Permohonan dan Penetapan Masa Manfaat yang Sesungguhnya Atas Harta Berwujud Bukan Bangunan Untuk keperluan Penyusutan.

Direktur Jenderal Pajak. (2018) Peraturan Nomor 25/PJ/2018 Tentang Tata Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda.

Kementrian Keuangan Republik Indonesia. (2008) Undang – Undang Nomor 16 Tahun 2008 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Kementrian Keuangan Republik Indonesia. (2008) Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan.

Kementrian Keuangan Republik Indonesia. (2015) Peraturan Nomor 169/PMK/010/2015 Tentang Penentuan Besarnya Perbandingan Antara Utang dan Modal Perusahaan Untuk Keperluan Penghitungan Pajak Penghasilan.

Pemerintah Republik Indonesia (2010) Nomor 93 Tahun 2010 Tentang Sumbangan Penanggulangan Bencana Nasional, Sumbangan Penelitian dan Pengembangan, Sumbangan Fasilitas Pendidikan, Sumbangan Pembinaan Olahraga, dan Biaya Pembangunan Infrastruktur Sosial yang dapat dikurangkan dari Penghasilan Bruto

Presiden Republik Indonesia (2007) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas